skip to main |
skip to sidebar
Bangunan training center ini sepenuhnya merupakan bagian dari program YEU (Yakkum Emergency Unit) dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh. Luas bangunan ini adalah 326 m2 dan Luas lahannya 420M2, sedangkan bangunannya terdiri dari 2 bagian, Bagian depan merupakan bangunan training center (health) dan bagian belakang merupakan bangunan kantor yang lantai bawahnya dipergunakan sebagai tempat pertemuan tapi terbuka. Pembangunannya konstruksi nya selama 3 bulan dengan biaya 800 juta. Peruangan dari bangunan ini adalah Bangunan Training center (klinik) terdiri dari ruang tamu, ruang praktek pasien, ruang obat, toilet. Bangunan kantor terdiri dari ruang pertemuan/ rapat, ruang kerja, selasar dan service. Untuk menghubungkan bangunan depan dan belakang khususnya pada lantai 2, maka kami pasang jembatan dari rangka besi untuk mempermudahkan sirkulasi para pengguna bangunan. Jendela kaca dipasang di tiap ruangan guna mengalirkan sirkulasi udara masuk. Uniknya bangunan ini adalah berada di sekitar persawahan yang elevasi bangunannya lebih rendah dari jalan raya yang berada di depannya dengan demikian ketinggian bangunan ini tidak tampak seperti 2 lantai. Selanjutnya pada halaman depan diberi ramp supaya pengguna dapat langsung menuju ke lantai 2 tanpa melalui pintu utama. Di ruang tamu terdapat tangga yang strukturnya menggunakan material pipa galvanis 3' dan anak tangganya menggunakan kayu yang ditopang menggunakan plat baja 5mm.
Untuk atapnya menggunakan struktur baja ringan (zincallum) yang dinilai mudah dan cepat dalam pemasangannya, hanya butuh 1 minggu sampai instalasi genteng metal yang berada diatasnya. Kemiringan 35 derajat dengan overhang 1,2 M yang disokong oleh tiang pipa bulat. Finishing material. Dinding menggunakan water shield yang tahan terhadap perubahan cuaca sekaligus sina UV yang sering kali mengakibatkan retak-retak maupun jamur pada waktu musim hujan. sedangkan Kayu terutama pada kusen-kusen pintu dan jendela agar terlihat seratnya finishingnya di ekspose menggunakan produk Ultran. Hambatan dalam pengerjaan proyek ini adalah pada waktu pemasangan pondasi tapaknya, karena muka air sangat tinggi jadi ketika penggalian tanah sedalam 1 meter sudah keluar air, hal ini disebabkan karena sekeliling bangunan adalah persawahan. Permasalahan ini tertangani dengan menyedot air menggunakan pompa. thank's for katara team; bagus, aldy, f-jrin, jay, and YEU pathner domi. 28 juni 2008